
Bentuk staffel adalah salah satu format penyajian laporan keuangan, khususnya neraca, yang ditata secara vertikal. Pos-pos dalam neraca seperti aset, kewajiban, dan ekuitas disusun vertikal dalam bentuk staffel, berbeda dengan bentuk skontro yang disajikan horizontal dengan aset di satu sisi dan kewajiban serta ekuitas di sisi lain.
Ciri-Ciri Bentuk Staffel:
- Vertikal: Semua komponen neraca, seperti aset, kewajiban, dan ekuitas, disusun secara vertikal.
- Urutan dari Aset ke Ekuitas: Pada bagian atas, dicantumkan total aset, yang kemudian diikuti dengan kewajiban, lalu ekuitas di bagian bawah.
- Pengelompokan: Aset terbagi menjadi aset lancar dan tidak lancar. Begitu pula kewajiban, terbagi menjadi kewajiban jangka pendek dan jangka panjang.
- Ringkas dan Sederhana: Format staffel memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk lebih mudah membaca dan memahami posisi keuangan secara ringkas.
Kelebihan Bentuk Staffel:
- Mudah Dibaca: Format vertikal memudahkan pembaca memahami hubungan antara aset, kewajiban, dan juga ekuitas tanpa membandingkan dua kolom.
- Cocok untuk Perusahaan Kecil: Bentuk staffel sering digunakan oleh perusahaan-perusahaan kecil atau menengah yang memiliki struktur laporan keuangan sederhana.
- Lebih Rapi: Dengan penyusunan secara berurutan, neraca staffel terlihat lebih rapi dan terstruktur.
Contoh Bentuk Staffel:
| Aset | |
|---|---|
| Aset Lancar | |
| Kas dan Setara Kas | Rp 10.000.000 |
| Piutang Usaha | Rp 5.000.000 |
| Persediaan | Rp 2.000.000 |
| Total Aset Lancar | Rp 17.000.000 |
| Aset Tidak Lancar | |
| Properti dan Peralatan | Rp 30.000.000 |
| Total Aset Tidak Lancar | Rp 30.000.000 |
| Total Aset | Rp 47.000.000 |
| Kewajiban dan Ekuitas | |
|---|---|
| Kewajiban Jangka Pendek | |
| Utang Usaha | Rp 8.000.000 |
| Total Kewajiban Jangka Pendek | Rp 8.000.000 |
| Kewajiban Jangka Panjang | |
| Utang Bank | Rp 12.000.000 |
| Total Kewajiban Jangka Panjang | Rp 12.000.000 |
| Total Kewajiban | Rp 20.000.000 |
| Ekuitas | |
| Modal Pemilik | Rp 27.000.000 |
| Total Ekuitas | Rp 27.000.000 |
| Total Kewajiban dan Ekuitas | Rp 47.000.000 |
Perbedaan Staffel dengan Skontro
Selain neraca staffel, ada juga neraca skontro yang umum digunakan dalam penyajian neraca. Perbedaan mendasar antara keduanya adalah format penyajian. Dalam bentuk skontro, aset disajikan di sisi kiri, sementara kewajiban dan ekuitas disajikan di sisi kanan. Bentuk skontro memungkinkan pembaca untuk langsung membandingkan total aset dengan total kewajiban dan ekuitas.
Kapan Menggunakan Bentuk Staffel?
Neraca staffel umumnya digunakan oleh perusahaan yang lebih suka tampilan laporan yang sederhana dan vertikal. Ini cocok untuk laporan yang tidak terlalu kompleks dan lebih mudah dipahami oleh para pemangku kepentingan yang mungkin tidak terlalu familiar dengan laporan keuangan.