Author name: admin

penurunan penerimaan pajak

Penerimaan Pajak Terkoreksi: CoreTax Jadi Biang Turunnya Setoran Januari 2025

Awal tahun biasanya menjadi momen penting dalam pengumpulan penerimaan negara, termasuk dari sektor perpajakan. Namun, Januari 2025 justru dibuka dengan catatan mengejutkan—penerimaan pajak nasional mengalami penurunan yang cukup signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Situasi ini mengejutkan banyak pihak, mengingat pemerintah selama dua tahun terakhir terus menggembar-gemborkan keberhasilan reformasi sistem digital perpajakan melalui CoreTax […]

Penerimaan Pajak Terkoreksi: CoreTax Jadi Biang Turunnya Setoran Januari 2025 Read More »

relaksasi pemeriksaan pajak

Relaksasi Pemeriksaan Pajak: Apa Artinya Bagi Pelaku Usaha?

Dalam upaya menciptakan iklim usaha yang kondusif dan juga mengurangi ketegangan antara fiskus dan wajib pajak, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) kembali menggulirkan kebijakan relaksasi pemeriksaan pajak. Langkah ini merupakan bagian dari agenda besar reformasi administrasi perpajakan—terutama menjelang terberlakukannya sistem Coretax 3.0 secara penuh. Tapi apa sebenarnya arti dari “relaksasi pemeriksaan pajak”? Apakah ini berarti wajib

Relaksasi Pemeriksaan Pajak: Apa Artinya Bagi Pelaku Usaha? Read More »

Pelaporan Konsultan Pajak

Laporan Konsultan Pajak Bakal Bulanan: Peluang & Tantangan di 2026

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan dikabarkan tengah menyiapkan revisi aturan pelaporan konsultan pajak, dari semula dilakukan setahun sekali, menjadi setiap bulan mulai tahun 2026. Perubahan ini disebut sebagai bagian dari agenda besar transparansi dan digitalisasi pengawasan profesi perpajakan. Bagi para konsultan pajak, hal ini menjadi alarm sekaligus peluang. Di satu sisi, beban administratif dan risiko ketidakpatuhan

Laporan Konsultan Pajak Bakal Bulanan: Peluang & Tantangan di 2026 Read More »

Putusan MK No. 26/PUU-XXI/2023

Strategi Beracara di Pengadilan Pajak Pasca Putusan MK No. 26/PUU-XXI/2023

Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No. 26/PUU-XXI/2023 menjadi tonggak penting dalam praktik beracara di Pengadilan Pajak. Dalam putusan tersebut, MK menyatakan bahwa ketentuan dalam Pasal 36A ayat (1) UU Pengadilan Pajak yang mengharuskan keberatan terlebih dahulu sebelum banding, dinyatakan bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat. Artinya, wajib pajak kini tidak lagi harus

Strategi Beracara di Pengadilan Pajak Pasca Putusan MK No. 26/PUU-XXI/2023 Read More »

Core Tax DJP

Crash & Rollback Sistem Core Tax DJP: Ketika Digitalisasi Pajak Mengalami Guncangan

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah menggulirkan Core Tax Administration System (CTAS) sebagai bagian dari transformasi digital besar-besaran di bidang perpajakan. Sistem ini menjanjikan integrasi data, peningkatan transparansi, dan juga efisiensi layanan pajak bagi wajib pajak maupun petugas pajak. Namun, di balik gebyar peluncurannya, pada awal 2025, sistem ini mengalami crash besar-besaran. Gangguan teknis yang terjadi

Crash & Rollback Sistem Core Tax DJP: Ketika Digitalisasi Pajak Mengalami Guncangan Read More »

PPN 12%

Reformasi PPN ke 12%: Dampaknya dan Strategi Pemerintah Menyeimbangkan Beban Masyarakat

Per 1 Januari 2025, tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) resmi naik menjadi 12%, sesuai amanat UU HPP (Harmonisasi Peraturan Perpajakan). Langkah ini menandai salah satu reformasi fiskal terbesar pasca-pandemi, yang bertujuan memperkuat penerimaan negara dan memperluas basis pajak secara adil dan berkelanjutan. Namun, kenaikan ini bukan tanpa risiko. Potensi inflasi, tekanan pada daya beli, serta

Reformasi PPN ke 12%: Dampaknya dan Strategi Pemerintah Menyeimbangkan Beban Masyarakat Read More »

PSAK 71

Revisi PSAK 71 dan Dampaknya terhadap Pengakuan Kerugian Kredit: Analisis Mendalam atas Perubahan Paradigma Akuntansi Risiko

Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 71 merupakan adopsi dari IFRS 9, yang memperkenalkan pendekatan baru terhadap pengakuan dan pengukuran kerugian kredit. Berbeda dari pendekatan incurred loss pada PSAK sebelumnya, PSAK 71 memperkenalkan model Expected Credit Loss (ECL) sebagai metode penilaian risiko. Dengan tujuan meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan ketahanan sektor keuangan, PSAK 71 tidak hanya berdampak

Revisi PSAK 71 dan Dampaknya terhadap Pengakuan Kerugian Kredit: Analisis Mendalam atas Perubahan Paradigma Akuntansi Risiko Read More »

CRM DJP

Optimalisasi Audit Pajak Melalui Sistem Compliance Risk Management (CRM) DJP

Dalam era digitalisasi perpajakan, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah menerapkan sistem Compliance Risk Management (CRM) sebagai bagian dari strategi peningkatan efisiensi pengawasan pajak. Sistem ini bukan hanya mengatur proses audit, tetapi juga mengintegrasikan seluruh kegiatan layanan, pengawasan, dan penagihan. CRM berbasis data besar (big data) ini memungkinkan DJP menilai risiko kepatuhan setiap wajib pajak secara

Optimalisasi Audit Pajak Melalui Sistem Compliance Risk Management (CRM) DJP Read More »

sak emkm

Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis SAK EMKM: Tantangan dan Tips Praktis

UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun masih banyak yang belum menyusun laporan keuangan secara akurat dan sesuai standar. Untuk menjawab kebutuhan ini, SAK EMKM (Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah) hadir sebagai panduan penyusunan laporan keuangan yang lebih sederhana, relevan, dan mudah diterapkan. Meskipun SAK EMKM dibuat agar mudah diterapkan, pelaksanaannya

Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis SAK EMKM: Tantangan dan Tips Praktis Read More »

Aset Digital

Mengurai Kompleksitas Pelaporan Pajak Aset Digital: Perspektif Akuntansi Terkini

Perkembangan teknologi finansial telah melahirkan entitas baru dalam dunia aset: cryptocurrency dan NFT (non-fungible token). Kehadirannya tidak hanya mengguncang dunia investasi, tetapi juga menantang prinsip-prinsip pelaporan keuangan dan perpajakan yang selama ini berlaku. Di Indonesia, mekanisme pemajakan untuk aset digital mulai digerakkan, namun masih dibayang-bayangi oleh ketidakpastian hukum dan kurangnya pedoman akuntansi yang mapan. Keunikan

Mengurai Kompleksitas Pelaporan Pajak Aset Digital: Perspektif Akuntansi Terkini Read More »

Scroll to Top